Oleh : Bpk.dr.Supangat
Dalam beberapa hari terakhir ini suasana kerajaan tampak istiwewa, dari raja hingga punggawa, laki laki mupun perempuan, semua nampak lebih ceria. Malam malam di ujung kota yang biasanya sepi kinipun ramai pada beronda.
‘sahur, sahur…………………….tok ttok tok
Sahuuurrrr …….. sahur…………………..
Bahkan ada yang sambil nyanyi : sahur sahur sahur dulu, mumpung masih ada waktu, sahur sahur sahur dulu keburu subuh………………..pokonya seru deh. Saasana itu lebih lengkap karena hariini raja kita tercinta mengundang semua rakyat untuk buka bersama. Sehingga rakyatpun berduyun duyun menuju istana. Sssttt mari kita dengar pidato raja
Raja : Bapak bapak, ibu ibu seluruh rakyat kerajaan yang berbahagia, hari ini kita sudah memasuki pertengahan bulan puasa, tentunya bapak ibu sekalian sudah mulai terbiasa dengan berbuasa, dan pada hariini sebelum kita berbuka bersama sama mari kita dengarkan ceramah singkat penasehat kesehatan kita yang akan menyampaikankiat kiat agar tetap bugar disaat puasa. Kepada penasehat saya persilahkan langsung saja dan mohon tidak bertele tele , ini selak kesusu mau buka puasa .
Penasehat: wah baru kali ini ada raja merangkap pembawa acara, pakai nyusu nyusu lagi….
Penasehat: emh tapi baiklah sesuai dengan titah raja maka saya hendak sedikit menyampaikan beberapa kiat untuk tetap bugar disaat puasa , dan sesuai dengan wanti wanti raja juga saya tidak akan berpanjang lebar apalagi luas, nanti keburu petugas pemukul beduk memukulkan beduknya.
Penasehat: Sebelum saya menyampaikan kiat, saya akan bertanya , apakah kalau sedang puasa semua pada merasa lemes?
Rakyat : yaaaaaa………………….
Penasehat: sama , saya juga lemes, tapi sebenarnya rasa lemes kita itu apalagi lemes pas pagi atau siang hari , maka lemes kita tidak disebakan karena kita kurang makan , karena disaat kita tidak puasapun kadang kita tidak sarapan dan tidak makan apa apa sampai siang tapi tidak merasa lemeskan, itu tandanya kalau sebenarnya yang menjadikankita lemes dipagi dan siang hari saat puasa bukan karena kurang makan, baru ketika sore hari kita lemes itu yang disebabkan cadangan makanan di perut kita sudah mulai kosong.
Rakyat : kalau gitu lemes karena apa dong?
Penasehat: paling tidak ada 3 sebab kita menjadi lemes saat puasa :
1. kurang tidur : biasanya disaat bulan puasa kita merubah jadwal kita malam hari yang biasanya tidur cepat , disaat bulan puasa kemudian menjadi tidur lambat, sebenarnya bukan karena menjalankan sholat tarawih atau tadarus qur’an wong sebenanya kalau tarawih dan darus bisa kok selesai sebentar dan kemudian tidur lagi, Cuma kan biasanya habis tadarus terus cerita sana sini , nah itu yang lama dan itu juga yang mmebuat mengantuk kan paling baru tidur setelah jam 12 malam atau bahkan setelah jam 1 , udah gitu haru bangun sahur kan. Yang mestinya sahur itukan jam 4 gitu tapi karena takut makannya sedikit terus bangunnya jam setengah tiga terus masak masak segala macam ya jadi berlama lama lagi kan mangkanya jumlah jam tidurnya menjadi kurang banyak, ya kalau udah ngantuk begitu ya tentu saja lemes meskipun perut kenyang.
2. Salah makan : sudah menjadi rahasia kita bersama bahwa ketika buka puasa kita rasanya ingin makan sebanyak banyaknya , kolak,kurma, es-the, sirup, melon, nanas, apel, semangka nasi sayur, roti ,kimci, bogembab,bimbimbab, denjangcige, ramyon, udong dan semua maunya dimasukkan , wah wah bayangin saja kalau usus kita yang segitu segitu saja it uterus kita paksa isi dengan makanan sebanyak itu dalam waktu bersamaan kan ya kepayahan terus menjadi ngantuk dan lemes dan efek lemesnya ini akan kebawa sampai pagi bahkan sammpai siangnya lho.
3. salah kebiasaan : hal lain yang juga penting adalah kebiasaan kita diluar bulan puasa , kita sih kalau sudah tidak bulan puasa tidak pernah puasa, tidak pernah sholat malam , mestinya kan tidak diluar bulan puasa kita tetap saja rutin puasa dan rutin sholat malam sehingga disaat ramadhan tidak kaget, wah kan udah biasa tuh lapar ama ngantuk sehingga gak bikin badan lemes
Penasehat: jadi gitu kiatnya agar kita tidak lemes ya jangan sampai kurang tidur, kendalikan makan kita jangan berlebihan dan biasakan puasa dan sholat malam diluar bulan ramadhan , sehingga selama puasa kita tetap bugar dan tetap giat bekerja sehingga sajang tidak marah marah , dan lebih penting lagi sajang tidak marah sama tuhan mosok tuhan dimarahi sajang karena tuhan melarang orang makan saat puasa ?
Kita mesti tunjukin bahwa kita tetap produktif dan bisa menyelesaikan semua pekerjaan dengan baik walau kita sedang berpuasa .
………………….tok tok tok dung duing dung……………………………………………
Rakyat : wah sudah beduk nih
Penasehat : iya mari kita buka
Raja : iya mari kita berbuka di ruang tengah sudah disediakan , dan sesuai pesan penasehat tadi maka silahkan ambil secukupnya janganberlebihan .
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment